Blog

  • Kedepankan Dialog dan Pendekatan Humanis, Polda Metro Jaya Mengawal Eksekusi Pulihkan Aset Negara Eks Hotel Sultan

    JAKARTA, 18 JUNI 2026 – Pada pelaksanaan eksekusi pengosongan Barang Milik Negara (BMN) Blok 15 di area eks Hotel Sultan, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, aparat keamanan gabungan berkomitmen penuh mengedepankan pendekatan persuasif dan menjaga keselamatan jiwa seluruh pihak. Sebanyak 3.161 personel gabungan dari unsur Polda Metro Jaya, TNI AD, Satpol PP, Damkar, Pamdal GBK, hingga tim medis Dinas Kesehatan disiagakan dengan instruksi utama: mengawal proses hukum secara damai, profesional, dan humanis.

    Sejak awal tahapan eksekusi dimulai, yaitu saat tim Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat membacakan surat penetapan eksekusi perdata terkait perkara Nomor 208/Pdt.G/2025/PN.Jkt.Pst., petugas kepolisian bergerak secara simpatik. Melalui pengeras suara, petugas menyampaikan imbauan dengan nada santun, mengajak kelompok massa yang menduduki area hotel untuk mengosongkan lokasi secara mandiri demi kelancaran bersama.

    Tidak hanya memberikan imbauan, aparat keamanan di lapangan juga membuka ruang komunikasi yang seluas-luasnya. Petugas secara khusus menerima dan mendengarkan dengan seksama keluh kesah serta aspirasi yang disampaikan oleh perwakilan massa. Langkah ini diambil sebagai wujud penghormatan terhadap hak berekspresi warga negara sebelum mereka diminta keluar dari batas objek eksekusi secara tertib dan baik-baik.

    Namun sangat disayangkan, situasi kondusif tersebut sempat terganggu ketika beberapa kelompok massa mulai tersulut emosi dan melakukan aksi pelemparan batu serta benda keras ke arah barikade petugas. Demi melindungi masyarakat luas serta mencegah meluasnya anarkisme, petugas melakukan pembatasan dan pembubaran massa secara terukur agar sisa tahapan eksekusi pengosongan bangunan dapat diselesaikan dengan aman.

    Insiden saling dorong dan pelemparan tersebut mengakibatkan puluhan orang mengalami luka-luka. Tanpa membeda-bedakan, tim medis dari Bid Dokkes Polda Metro Jaya langsung diterjunkan ke titik konflik untuk memberikan perawatan darurat kepada seluruh korban, yang terdiri dari 28 personel Polri, 1 anggota TNI, serta 2 warga sipil. Bagi kepolisian, keselamatan setiap nyawa manusia di lapangan—baik petugas maupun masyarakat—adalah prioritas tertinggi yang paling berharga.

    Guna memulihkan ketertiban dan mendalami dalang di balik aksi kekerasan dan penghalangan tugas ini, petugas mengamankan 119 orang ke Mapolda Metro Jaya. Langkah ini diambil untuk melindungi mereka dari potensi eskalasi yang lebih membahayakan, sekaligus memetakan kelompok mana yang menduduki kawasan secara ilegal serta mengusut aktor intelektual yang mendanai mobilisasi massa tersebut.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, S.I.K., M.Si. mengungkapkan rasa prihatin yang mendalam atas jatuhnya korban luka dalam tugas pengosongan aset negara ini. Ia menegaskan bahwa hukum harus ditegakkan dengan hati yang dingin dan rasa saling menghormati.

    “Kami sangat menyesalkan terjadinya ketegangan yang berujung pada terlukanya rekan-rekan kami dari Polri, TNI, serta saudara kami dari pihak sipil. Pada dasarnya, kehadiran kami di sini adalah untuk melayani dan memastikan kepastian hukum berjalan dengan damai bagi semua pihak. Perbuatan menghalangi eksekusi putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht)—seperti perkara perdata maupun gugatan PTUN yang melekat pada objek ini—tidak hanya melawan hukum, tetapi juga mencederai prinsip res judicata pro veritate habetur, bahwa putusan pengadilan harus dianggap benar dan dihormati oleh setiap warga negara demi ketertiban sosial bersama.”

    Polda Metro Jaya memastikan seluruh rangkaian eksekusi BMN Blok 15 eks Hotel Sultan berjalan dengan penuh akuntabilitas dan transparansi. Pihak kepolisian mengetuk hati seluruh elemen masyarakat, khususnya warga di sekitar Senayan, untuk tetap tenang, berpikir jernih, dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi sepihak di media sosial yang sengaja memicu perpecahan.

    Masyarakat diajak untuk mempercayakan seluruh penyelesaian sengketa ini kepada koridor hukum dan lembaga peradilan yang sah. Jika warga melihat adanya pergerakan massa yang mencurigakan atau membutuhkan bantuan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan GBK, dipersilakan untuk menghubungi petugas terdekat atau mengakses layanan cepat gratis Call Center resmi Polri 110.

  • Polsek Mampang Tingkatkan Pengawasan Wilayah Melalui Razia Antisipasi Gangguan Kamtibmas

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif, Polsek Mampang Prapatan melaksanakan Operasi Razia dan Patroli Skala Sedang/Besar guna mengantisipasi berbagai bentuk gangguan keamanan, seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, begal, Curat, Curas, dan Curanmor di wilayah hukum Polsek Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Kamis (18/06/2026).

    Sebelum pelaksanaan kegiatan, terlebih dahulu dilaksanakan apel kesiapan pada pukul 24.00 WIB di halaman Polsek Mampang Prapatan, Jalan Kapten P. Tendean No. 9B, Kelurahan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Apel dipimpin oleh Panit Intelkam Polsek Mampang, Ipda Aifan Roja, S.H., dan diikuti oleh 10 personel Polsek Mampang yang terlibat dalam operasi.

    Dalam arahannya, pimpinan apel menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang hadir serta menekankan agar pelaksanaan tugas dilakukan dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Personel juga diinstruksikan untuk mengedepankan langkah preventif dan deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas, meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkoba, kepemilikan senjata tajam maupun barang berbahaya lainnya, serta melaksanakan pemeriksaan kendaraan secara persuasif dan santun kepada masyarakat.

    Adapun sasaran operasi meliputi pencegahan dan penindakan penyalahgunaan narkoba, antisipasi aksi tawuran, pencegahan tindak pidana begal, Curat, Curas, dan Curanmor, termasuk pengawasan pada lokasi-lokasi rawan seperti pemukiman, gang sempit, kawasan minim penerangan, tempat nongkrong hingga larut malam, pertokoan, perkantoran, gudang, minimarket, dan area parkir.

    Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli dan razia dengan rute meliputi Jalan Mampang Prapatan Raya, Jalan Taman Kemang, Jalan Bangka Raya, Jalan Kemang Raya, dan Jalan Kapten P. Tendean. Selain patroli mobile, petugas juga melaksanakan kegiatan stationer atau strong point di Jalan Mampang Prapatan Raya dan Jalan Kapten P. Tendean yang merupakan titik rawan gangguan Kamtibmas.

    Kegiatan Operasi Cipta Kondisi tersebut difokuskan pada pemeriksaan terhadap potensi kepemilikan bahan peledak (handak), minuman keras, narkoba, serta pembubaran kerumunan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.

    Secara umum, kegiatan operasi razia dan patroli skala sedang/besar berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran personel Polri di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya berbagai bentuk gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Mampang Prapatan Jakarta Selatan.

  • Razia Stasioner Dini Hari, Polsek Metro Setiabudi Perkuat Pencegahan Kejahatan Jalanan

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, Polsek Metro Setiabudi melaksanakan Kegiatan Razia Stasioner yang difokuskan pada pencegahan penyalahgunaan narkoba, tawuran, begal, curat, curas, dan curanmor di wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Kamis (18/06/2026) dini hari.

    Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang berlangsung pada pukul 01.20 WIB di halaman Polsek Metro Setiabudi. Kegiatan operasi berada di bawah kendali Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Riyanto, S.H., S.I.K., M.A., dengan apel dipimpin oleh Ipda M. Fresly AH selaku Kapolsubsektor Patra Jasa sekaligus Pawas 2-0 Polsek Metro Setiabudi.

    Dalam arahannya, pimpinan apel menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang hadir dan menekankan agar pelaksanaan operasi dilakukan secara humanis, profesional, serta tetap mengedepankan kewaspadaan. Personel diarahkan untuk melakukan pemeriksaan pada titik-titik rawan gangguan kamtibmas dengan sasaran orang maupun kendaraan yang mencurigakan. Selain itu, seluruh anggota diminta untuk tetap menjaga kesehatan, keselamatan, dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

    Usai apel, kegiatan razia stasioner dilaksanakan di Jalan Bek Murad, Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, yang merupakan salah satu lokasi rawan terjadinya gangguan kamtibmas. Sebanyak 9 personel Polsek Metro Setiabudi diterjunkan dalam kegiatan tersebut dengan dipimpin langsung oleh Ipda M. Fresly AH.

    Dari hasil pelaksanaan operasi, petugas berhasil menemukan 2 unit sepeda motor yang tidak sesuai dengan plat nomor kendaraan yang digunakan. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan pendataan sesuai prosedur yang berlaku. Secara umum, situasi selama kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif tanpa ditemukan adanya tindak pidana maupun gangguan keamanan yang menonjol.

    Pada pukul 01.57 WIB, kegiatan Razia Stasioner dinyatakan selesai. Setelah pelaksanaan razia, personel langsung menempati titik-titik strong point untuk mengantisipasi aksi balap liar, kejahatan jalanan, serta tindak kriminalitas lainnya seperti curat, curas, dan curanmor di wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi.

    Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polsek Metro Setiabudi dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga stabilitas kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di wilayah Jakarta Selatan.

  • TEAM PATROLI PERINTIS PRESISI POLRES METRO JAKARTA SELATAN ANTISIPASI TAWURAN, BALAP LIAR, DAN KEJAHATAN JALANAN

    Team Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan yang dipimpin oleh AIPTU Sugiyono, S.H., dengan kekuatan 9 personel dan didukung 5 unit kendaraan roda dua (KR2), melaksanakan patroli skala besar dalam rangka mengantisipasi tawuran warga, balap liar, serta berbagai bentuk kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan, (18/6/2026).

    Kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel kesiapsiagaan antisipasi aksi unjuk rasa di bawah Tugu Patung Pancoran, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, yang dipimpin oleh IPTU Kuntoro selaku Kanit Reskrim Polsek Pancoran. Setelah apel, personel melaksanakan strong point di kawasan bawah kolong Tugu Pancoran guna mengantisipasi potensi aksi unjuk rasa dan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) lainnya.

    Selanjutnya, Tim 3P mengikuti apel konsolidasi yang dipimpin oleh Kompol Adrimansyah, S.H., M.H., Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Selatan, sebagai bentuk evaluasi dan penguatan kesiapsiagaan personel dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

    Dalam patrolinya, Tim 3P menempati sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas, antara lain Pos RW 03 Menteng Dalam, Jalan Raya Casablanca, Jalan KH Abdullah Syafei, Jalan Bukit Duri, Jalan Kalibata Tengah, Jalan Warung Jati, Traffic Light Republika Pasar Minggu, serta Jalan Pangeran Antasari. Di lokasi-lokasi tersebut, personel melaksanakan strong point guna mengantisipasi aksi tawuran warga, balap liar, kejahatan jalanan, serta tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).

    Selain itu, Tim 3P juga melaksanakan patroli dialogis dengan petugas keamanan di kawasan Jalan Rasamala 3, Tebet, Jakarta Selatan. Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan imbauan kamtibmas serta mengajak masyarakat dan petugas keamanan lingkungan untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila ditemukan potensi gangguan keamanan di wilayahnya.

    Selama pelaksanaan kegiatan patroli, situasi wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan terpantau aman, kondusif, dan terkendali. Kehadiran Team Patroli Perintis Presisi di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, khususnya pada jam-jam rawan.

    Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan, Tim 3P kembali ke Mako Polres Metro Jakarta Selatan untuk melaksanakan konsolidasi akhir dan pelaporan hasil kegiatan. Kegiatan patroli berlangsung dengan aman, tertib, dan tidak ditemukan kejadian menonjol.

  • BAKTI RELIGI POLSEK METRO KEBAYORAN BARU DI MASJID HIMATUL MASAQIN DALAM RANGKA MENYAMBUT HARI BHAYANGKARA KE-80

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Metro Kebayoran Baru melaksanakan kegiatan Bakti Religi di Masjid Himatul Masaqin, Jl. Bacang, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (18/06/2026) pukul 08.30 WIB.

    Kegiatan Bakti Religi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma, S.Sos., S.I.K., M.Sc., M.T., dan dihadiri oleh Wakapolsek Metro Kebayoran Baru Kompol Sami Waskhita Wiyata, S.Kom., Kanit Intelkam AKP Gatot Priasmoro, S.Sos., M.H., Kanit Samapta AKP M. Wagimin, Kanit Reskrim AKP Andre Jonathan Reinhard Simamora, S.T.K., S.I.K., Ps. Kanit Binmas Liliek Russetiawati, para perwira, bintara, serta PNS Polsek Metro Kebayoran Baru.

    Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 08.40 WIB dengan kedatangan personel Polsek Metro Kebayoran Baru di lokasi Masjid Himatul Masaqin. Selanjutnya, pada pukul 08.45 WIB dilakukan penyerahan peralatan kebersihan kepada pengurus masjid sebagai bentuk kepedulian dan dukungan Polri terhadap kebersihan serta kenyamanan tempat ibadah.

    Pada pukul 08.50 WIB, seluruh personel yang hadir melaksanakan kerja bakti berupa pembersihan di dalam maupun di luar area Masjid Himatul Masaqin. Kegiatan tersebut dilakukan secara gotong royong dengan penuh semangat kebersamaan guna menciptakan lingkungan masjid yang bersih, nyaman, dan tertata.

    Melalui kegiatan Bakti Religi ini, Polsek Metro Kebayoran Baru tidak hanya menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan sarana ibadah, tetapi juga mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif.

    Pada pukul 09.30 WIB, kegiatan Bakti Religi selesai dilaksanakan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

  • BHABINKAMTIBMAS KELURAHAN PENGADEGAN LAKSANAKAN GIAT COOLING SYSTEM DAN DDS GUNA MENJAGA KAMTIBMAS TETAP KONDUSIF

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pengadegan, AIPTU Jhonny Eliyanto, melaksanakan kegiatan Cooling System, Sambang/Door to Door System (DDS), serta silaturahmi kepada tokoh masyarakat di wilayah Kelurahan Pengadegan, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (17/06/2026) pukul 16.00 WIB hingga selesai.

    Kegiatan dilaksanakan di Jalan Pengadegan Selatan V RT 06/05, Kelurahan Pengadegan, dengan mengunjungi Bapak Sumarno selaku Ketua RT 06/05 dan Bapak Suparni selaku Ketua RT 07/05. Melalui kegiatan sambang dan silaturahmi tersebut, Bhabinkamtibmas menjalin komunikasi serta mempererat sinergi dengan para tokoh lingkungan dalam rangka menciptakan situasi wilayah yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

    Dalam kesempatan tersebut, AIPTU Jhonny Eliyanto menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada para Ketua RT agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing, serta mengajak warga untuk terus menjaga kerukunan, keamanan, dan ketertiban masyarakat.

    Selain itu, Bhabinkamtibmas juga mengimbau masyarakat agar segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan Kamtibmas maupun kejadian menonjol di lingkungan sekitar, sehingga dapat segera dilakukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan.

    Kegiatan Cooling System dan DDS berlangsung dengan aman, lancar, serta mendapat sambutan positif dari para tokoh masyarakat. Diharapkan melalui kegiatan rutin ini, hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat semakin erat serta situasi Kamtibmas di wilayah Kecamatan Pancoran tetap terjaga dalam keadaan aman dan kondusif.

  • JAGA JAKARTA ON THE SPOT POLSEK CILANDAK, PERKUAT SINERGI DAN DIALOG KAMTIBMAS BERSAMA WARGA CIPETE SELATAN

    Jakarta Selatan – Rabu, 17 Juni 2026, pukul 19.30 WIB s.d. selesai, telah dilaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot bertempat di kediaman Tokoh Masyarakat Drs. H. Abdul Ghoni, Jl. Nusa Indah No. 27 RT 14/05, Kelurahan Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolres Metro Jakarta Selatan, Kapolsek Cilandak, Wakapolsek Cilandak, Lurah Cipete Selatan, Kanit Binmas, Kanit Intelkam, Babinsa, Bhabinkamtibmas, unsur FKDM, LMK, serta perwakilan warga masyarakat.

    Dalam pelaksanaannya, kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban melalui dialog interaktif antara aparat pemerintah, kepolisian, dan masyarakat. Selain menyampaikan himbauan kamtibmas, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab guna menyerap aspirasi dan menjawab berbagai pertanyaan warga terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Salah satu warga, Sdr. Gunawan, menanyakan terkait masih berlangsungnya aksi unjuk rasa serta kondisi keamanan di wilayah Jakarta Selatan. Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian menjelaskan bahwa hingga saat ini masih terdapat aksi penyampaian pendapat di muka umum yang dilakukan oleh mahasiswa. Namun demikian, secara umum situasi wilayah Jakarta Selatan tetap dalam keadaan aman dan kondusif. Polri senantiasa memberikan pelayanan serta pengamanan terhadap kegiatan unjuk rasa sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus memastikan agar pelaksanaannya tidak mengganggu aktivitas masyarakat, keamanan, dan kenyamanan warga, khususnya di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.

    Melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot ini diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, sehingga berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi secara dini serta tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Jakarta Selatan.

  • JAGA JAKARTA ON THE SPOT DI JL. KEMANG V RT 006/005 KELURAHAN BANGKA, KECAMATAN MAMPANG PRAPATAN, JAKARTA SELATAN

    Jakarta Selatan – Dalam rangka mempererat sinergitas antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, Polsek Mampang melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot pada Rabu, 17 Juni 2026, pukul 16.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di Sekretariat RW 005, Jl. Kemang V RT 006/005, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

    Kegiatan tersebut dipimpin oleh Panit Intelkam Polsek Mampang, Ipda Aifan Roja, S.H., dan dihadiri oleh Kapolsubsektor Kemang Iptu Ahmad Muhammad, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bangka Aiptu Sunyoto, Ketua RW 005 Bapak Abdul Falah, LMK RW 005 Bapak H. Fahmi, para Ketua RT se-RW 005, anggota FKPM, serta Pokdarkamtibmas Kelurahan Bangka.

    Dalam sambutannya, Ipda Aifan Roja, S.H. menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur masyarakat yang telah hadir serta berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia menjelaskan bahwa program yang sebelumnya dikenal sebagai Ngopi Kamtibmas kini dikemas dalam kegiatan Jaga Jakarta On The Spot sebagai wadah komunikasi langsung antara Polri dan masyarakat.

    Pada kesempatan tersebut, Ipda Aifan Roja menyoroti fenomena yang sedang menjadi perhatian masyarakat, yaitu isu “Pocong Begal” yang beredar di tengah masyarakat. Ia mengingatkan bahwa rasa takut dan kurangnya informasi yang benar kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindak kejahatan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.

    Selain itu, disampaikan pula mengenai tren tawuran remaja yang belakangan marak terjadi di berbagai wilayah. Masyarakat diharapkan dapat meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak dan remaja, terutama pada malam hari, guna mencegah keterlibatan mereka dalam aksi tawuran maupun kegiatan yang berpotensi mengganggu kamtibmas.

    Dalam kesempatan tersebut, warga juga diimbau untuk terus mempertahankan budaya gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kegiatan ronda dan patroli lingkungan, serta memastikan kendaraan diparkir pada tempat yang aman dengan menggunakan kunci tambahan atau kunci ganda guna mengantisipasi pencurian kendaraan bermotor.

    Ipda Aifan juga mengingatkan bahwa layanan Hotline Polri 110 dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan setiap gangguan kamtibmas atau situasi yang memerlukan kehadiran petugas kepolisian.

    Sementara itu, Ketua RW 005 Kelurahan Bangka, Bapak Abdul Falah, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Polsek Mampang atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa situasi wilayah RW 005 selama ini dalam keadaan aman dan kondusif berkat kerja sama yang baik antara warga dan aparat keamanan. Ia juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kebersamaan dan meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.

    Kegiatan Jaga Jakarta On The Spot berlangsung dengan penuh keakraban dan interaksi yang positif antara warga dengan pihak kepolisian. Pada pukul 17.00 WIB kegiatan selesai dilaksanakan dan ditutup dengan sesi foto bersama. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar serta semakin memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

  • Di Balik Ramainya Pasar Keyabi Nduga, Senyum Mama Papua dan Polwan Damai Cartenz Rajut Rasa Aman dan Nyaman

    Nduga, Papua Pegunungan – Di tengah aktivitas jual beli yang berlangsung hangat dan penuh keakraban, Pasar Keyabi di Kabupaten Nduga menjadi gambaran nyata bahwa roda perekonomian masyarakat Papua Pegunungan terus berjalan dengan aman dan kondusif. Suasana tersebut terlihat saat personel Polisi Wanita (Polwan) yang tergabung dalam Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menyambangi para pedagang dan warga di Pasar Keyabi, Kabupaten Nduga, pada Selasa (16/6/2026).

    Pasar Keyabi yang merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Nduga tampak ramai dipenuhi mama-mama Papua yang menjajakan hasil kebun lokal, mulai dari sayur-mayur, umbi-umbian, hingga berbagai komoditas pangan lainnya. Kehadiran para Polwan di tengah aktivitas masyarakat disambut hangat oleh para pedagang maupun pengunjung pasar.

    Dipimpin Dantim Satgas Tindak, Ipda Deni Alpianda, S.H., bersama Ipda Fiona Safitri, S.H., M.H., dan personel Polwan lainnya, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan pendekatan humanis melalui dialog, silaturahmi, serta interaksi langsung dengan masyarakat. Para Polwan tampak berbaur bersama mama-mama Papua, mendengarkan cerita mereka, membeli hasil jualan warga, sekaligus menyerap berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat.

    Suasana kekeluargaan begitu terasa ketika para pedagang berbincang santai dengan personel. Senyum dan tawa menghiasi setiap sudut pasar, memperlihatkan hubungan yang semakin dekat antara aparat keamanan dan masyarakat. Kehadiran personel tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menghadirkan semangat serta perhatian kepada warga yang setiap hari menggantungkan penghidupan dari aktivitas perdagangan di pasar tersebut.

    Melalui kegiatan ini, Satgas Operasi Damai Cartenz juga ingin menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa Pasar Keyabi merupakan kawasan yang aman untuk beraktivitas. Masyarakat tetap dapat menjalankan kegiatan ekonomi, berjualan, dan berinteraksi seperti biasa dalam suasana yang tertib dan kondusif.

    Selain menjalin kedekatan, personel juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kerukunan, dan keamanan lingkungan secara bersama-sama demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan di Papua Pegunungan.

    Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pasar tradisional merupakan salah satu ruang penting untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.

    “Pasar adalah tempat masyarakat berkumpul dan beraktivitas setiap hari. Kehadiran personel di Pasar Keyabi merupakan bentuk komitmen Polri untuk memastikan masyarakat merasa aman sekaligus mempererat hubungan dengan warga. Kami ingin menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat di Papua Pegunungan dapat berjalan dengan baik, aman, dan kondusif,” ujar Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa pendekatan humanis akan terus dikedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas di wilayah Papua.

    “Kedekatan dengan masyarakat merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas keamanan. Melalui interaksi yang hangat dan penuh kekeluargaan seperti di Pasar Keyabi, kami ingin membangun rasa saling percaya sehingga masyarakat semakin nyaman beraktivitas dan bersama-sama menjaga situasi yang aman serta damai,” kata Kombes Pol. Adarma Sinaga.

    Kegiatan tersebut menjadi potret nyata bahwa keamanan dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan berdampingan. Di Pasar Keyabi, mama-mama Papua tetap berjualan, warga tetap berbelanja, dan kehidupan sosial masyarakat berlangsung dengan hangat, mencerminkan semangat kebersamaan serta harapan akan Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

  • Polda Metro Jaya Siapkan 4.961 Personel Gabungan Layani Aksi Unras di Jakarta

    Jakarta – Polda Metro Jaya menyiapkan 4.961 personel gabungan untuk melayani dan mengamankan aksi penyampaian pendapat dari sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Rabu (17/6/2026).

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, personel gabungan tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik kegiatan, antara lain kawasan Monas, Bundaran HI/Dukuh Atas, Gedung DPR/MPR RI, serta titik-titik pengaturan lalu lintas di sekitarnya.

    “Polda Metro Jaya menyiapkan 4.961 personel gabungan untuk melayani kegiatan penyampaian pendapat masyarakat. Personel ditempatkan di sejumlah titik agar kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kombes Budi.

    Adapun rincian personel yang dilibatkan terdiri dari 3.147 personel jajaran Polda Metro Jaya, 500 personel TNI, 1.300 personel BKO Mabes Polri, serta 14 personel Damkar yang disiagakan untuk mendukung kelancaran pelayanan dan pengamanan kegiatan.

    Lebih lanjut Kombes Budi menjelaskan, pola pelayanan dan pengamanan akan mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan terukur. Personel yang bertugas juga diingatkan agar menghindari sikap arogan serta tidak mengeluarkan ucapan maupun tindakan yang dapat memicu ketegangan.

    “Prinsipnya kami hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Anggota di lapangan diarahkan bertindak humanis, persuasif, dan tetap sesuai prosedur,” katanya.

    Selain pengamanan di lokasi aksi, Polda Metro Jaya juga menyiapkan personel lalu lintas untuk menjaga kelancaran arus kendaraan. Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional dengan melihat perkembangan di lapangan.

    “Pengaturan lalu lintas bersifat situasional. Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi agar menyesuaikan perjalanan dan mengikuti arahan petugas,” jelasnya.

    Polda Metro Jaya juga mengimbau peserta aksi agar menyampaikan pendapat secara damai, tertib, dan tidak mudah terprovokasi. Masyarakat diminta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar aktivitas umum tetap berjalan lancar.

    “Kami menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat. Mari bersama-sama menjaga Jakarta tetap aman, tertib, dan kondusif,” pungkas Kombes Budi.